PELATIHAN PENGEMBANGAN TEKNIK MENGAJAR GURU SMP-MTs-& SMA MUHAMMADIYAH, BENTENG



Sangpencerah.web.id | SELAYAR, -- HARAPAN BESAR DIBALIK PELATIHAN PENGEMBANGAN TEKNIK MENGAJAR GURU SMP-MTs-SMA MUHAMMADIYAH, BENTENG.


Aaaa... uuuu... oooo... aaa... uuuu... oooo... 

Mulut-mulut itu tertawa lepas, riang gembira, berebutan menyebut huruf vokal itu. Di sesi berikutnya mereka berebutan jawaban, Buaya, Beringin, Bintang, riuh cekikin peserta pelatihan mewarnai ruangan itu. 
Mereka adalah 33 peserta Pelatihan Pengembangan Teknik Mengajar Guru, SMP-MTs-SMA Muhammadiyah Benteng, yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Kep' Selayar 12 Rabiul akhir 1447 atau 4 Oktober  2025 yang bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah lantai 1.

Mereka bukan anak-anak TK atau SD tetapi para guru yang tidak mau kalah senangnya dari anak-anak TK. Keseruan dalam menerima materi tersebut tidak lepas dari Trainer handal, Fahruddin achmad. ST. dengan lisensi coach nasional dari Pimpinan wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.
Beliau didatangkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kepulauan SELAYAR, untuk meng-upgrade kualitas Pengajar Muhammadiyah  SELAYAR yang tidak Sekedar mengajar anak didik dari ilmu - ilmu umum, tetapi yang terpenting adalah Aqidah Islam,akhlak,Ke-Muhammadiyaan,dan aplikasi ibadah berdasarkan keputusan tarjih Muhammadiyah, seperti yang diharapkan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Drs. Abdullah.M.Pd. Pasca membuka acara tersebut. Selain itu beliau berharap, bahwa "pelatihan ini bisa membawa perubahan yang lebih positif produktif bagi perserikatan dan ummat". tambahnya.

Salah satu yang ingin di capai kedepan adalah terwujudnya Muhammadiyah Boarding School yang berkualitas seperti atau melewati level daerah lain. Semua bermula dari pola pikir para pengajar yang profesional, atraktif, kreatif, dan menyenangkan. Dengan memahami teknik mengajar yg terus ter Up date sesuai kebutuhan zaman anak didik, baik secara kurikulum, teknik, ataupun Sosio Psikologi.

"Stop menyalahkan anak didik, Stop berfikir jumud, tetapi terus berbenah diri,karena zaman terus membutuhkan percepatan dalam segala hal, apalagi dunia pendidikan". 
Menurut Saenal abdi salah seorang peserta diklat, "yang tidak kalah pentingnya yaitu, kesadaran orang tua tentang pendidikan anaknya. Bukan hal finansial saja, tetapi perhatian secara moral psikologi. Maka peran orang tua, lembaga, Masyarakat, dan Pemerintah harus turut serta dalam membenahi yang paling substansial yakni kualitas pengajar, fasilitas, dan kecintaan kepada perguruan dan perserikatan itu sendiri, dibuktikan kepada kader Muhammadiyah itu sendiri yang bersemangat dan berbondong-bondong, mengajak, menyekolahkan anaknya di institusi Muhammadiyah yang ada, sambil tetap merajut harapan agar pihak manapun utamanya Pimpinan Daerah dan Wilayah memberikan perhatian khusus dan istimewa kepada dunia pendidikan Muhammadiyah, sehingga setiap tahun siswa semakin banyak dan senang menempuh pendidikan di Muhammadiyah".Tutupnya.


Reportase. M. Ishaq mattoali. 
Fotografer and writer. Sitti. Nur jannah.


Lebih baru Lebih lama