Kunjungan Kelokasi Pembangunan KDKMP Selayar (F/Tim Realitynews)
Sangpencerah.web.id | SELAYAR,-- Untuk memperkuat ekonomi desa/kelurahan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan membangun kemandirian ekonomi dengan menjadi wadah gotong royong yang menghubungkan produksi lokal dengan pasar, modal, dan layanan, memotong rantai distribusi (tengkulak), serta melibatkan BUMN seperti Bulog dan Telkom untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah, Presiden RI mengusung program prioritas, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hingga November 2025 sudah ada sekitar 30.500 lokasi lahan siap bangun yang dipetakan dan sedang dalam proses pembangunan gerai/gudang, meskipun jumlah pastinya bervariasi tergantung data per daerah dan waktu, dengan target operasi penuh pada Maret 2026, seperti diungkapkan CNBC Indonesia.
Berikut Data Perkembangan Terbaru (Akhir 2025):
Target Nasional: 30.500 lokasi lahan telah siap dibangun di seluruh Indonesia.
Jawa Timur: 5.435 titik.
Jawa Tengah: 4.384 titik.
Jawa Barat: 3.111 titik.
Sumatera Utara: 1.615 titik.
Aceh: 1.482 titik.
NTB: 866 titik.
NTT: 1.092 titik.
Sumsel: 108 titik.
Riau: 106 titik.
Kalteng: 668 titik.
Sulawesi Selatan: 758 titik
Pemerintah menargetkan semua gerai dan gudang KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh pada Maret 2026.
Sementara itu, di Selayar progres pembangunan KDKMP Dilansir dari Realitynews.web.id, sudah mencapai 65%.
Baru-baru ini, Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 141/Toddopuli, Kolonel Inf Ruly Eko Suryawan, S.Sos, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 1415/Selayar, Kamis (25/12). Tujuannya untuk meninjau secara langsung pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi upaya penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Dalam kunjungan tersebut, didampingi oleh Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., dan Pasi Pers Kapten Inf Ramli, Kolonel Ruly Eko Suryawan meninjau beberapa titik KDKMP di Selayar.
Rombongan tersebut melakukan peninjauan ke sejumlah titik lokasi pelaksanaan KDKMP di Kabupaten Kepulauan Selayar, yakni Desa Pamatata, Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai, Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu, hingga Desa Patilereng.
Menurut Letkol Yudo, kunjungan kerja ini sekaligus menjadi sarana pengecekan kesesuaian antara laporan administrasi dengan kondisi nyata di lapangan. Hasil peninjauan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi serta motivasi bagi satuan lain dalam pelaksanaan KDKMP.
Menurut Data BPS Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Selayar pada tahun 2023 tercatat sebesar 3,67%. Meskipun ada pertumbuhan, realita kehidupan sebagian warga masih menunjukkan adanya kemiskinan, yang mengindikasikan tantangan dalam pemerataan hasil pembangunan.
Pemerintah daerah, melalui Bupati, terus berjuang membangun Selayar di tengah keterbatasan anggaran daerah, mendorong solusi alternatif dengan mengoptimalkan peran koperasi dan menarik program prioritas dari pemerintah pusat (seperti program kampung nelayan dari KKP).
Diharapkan dengan adanya KDKMP di Selayar, dapat meningkatkan ekonomi yang berdampak nyata bagi masyarakat di Kepulauan Selayar.(IM/SNJ)
Tags
News
