Tiga Camat Gemparkan Majelis Ta'lim Level Kampung

 

Foto bersama jemaah Majelis ta'lim Ranting Muhammadiyah Buki'2 Utara dan Buki'2 Selatan.
(F/istimewa)

Sangpencerah.web.id | SELAYAR,-- GEMPAR, menggemparkan bumi menggetarkan langit, back to Masjid. Nur Amin Arsyad. S. Sos, Camat Pasi'masunggu. Camat Bontomanai Muhammad  Asri, S. Sos. M.M. dan Camat Pasi'lambena, Andi Irwan, S.Pd.  Tiga Camat yang gemparkan Majelis ta'lim level Kampung. 

Air matanya diseka berkali-kali,jamaah memberinya tisue, suaranya yang biasanya keras jadi lembut, serak, namun tetap tegas.

"Saya tak sangka Majelis ta'lim seperti ini, di kepalaku Ibu-ibu sepuh,tapi ternyata Ibu - Ibu muda, dan kuat-kuat. Saya jadi teringat dengan kedua orang tua saya yang sudah lama meninggal".Camat Pasi'lambena,Andi Irwan, S. Pd, membuka sharingnya di Majelis ta'lim ranting Muhammadiyah Buki'-buki' Utara dan Buki'-buki' Selatan (31/12/25) acara tersebut juga dihadiri oleh  Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kembang ragi  Ade Zaenal Muttaqin. 

Semua bisa diwujudkan dengan kembali ke Masjid, Masjid sebagai basis pergerakan massif roh ummat yang yang akan menggerakkan tubuh. Masjid bukan lagi sekedar untuk sujud sebagai hamba yang sholeh kepada Tuhannya,tetapi ke Sholehan sosial.

Dari Majelis - majelis ilmu, pengajian-pangajian, diskusi, Masjid Sharing, dan aktivitas produktif lainnya. Setiap Masjid harus berpenghasilan yang menyupport ekonomi ummat, dari ummat kembali ke ummat. Maka Gerakan Menanam Kelapa dan Batara (GEMPAR) yang di gemparkan Bupati Selayar akan sukses dengan meramunya di Masjid, aplikasinya dari Masjid, dan digerakkan oleh Majelis ta'lim di Masjid-masjid.

Andi Irwan camat Pasi'lambena, dalam menahkodainya terbilang sukses membangkitkan ekonomi rakyat, dari kopra hingga turunannya dan kini Jagung kuning yang sudah panen sekali.

Lain lagi Camat Bontomanai Muhammad  Asri, S. Sos.M.M, dalam sharingnya menyampaikan bahwa program "Gempar" yang digaungkan H. Natsir Ali, selaku Bupati Kepualauan Selayar yang menggabungkan penanaman Kelapa dan Jagung benar-benar harus dimaksimalkan. 

"makanya saya sampaikan kepada Staf saya, agar hanya dua jam di Kantor, selebihnya di Masyarakat, diacara-acara seperti ini, untuk memahami problem rakyat dan solusinya",ucapnya

Sedangkan Camat Pasi'masunggu Nur Amin Arsyad, S.Sos, menekankan bahwa warga Kampung Tinggi Moncong ini harus menyambut baik dan melaksanakan program ini, sudah berapa lama lahan-lahan kita menganggur, kita kebanyakan masih penikmat, pewaris dari kakek dan orang tua kita, artinya kita belum produktif, belum menghasilkan. Sementara kampung kita ini adalah Surga, dengan kesuburan tanahnya, belum lagi kearifan lokal kita yang sudah lama, berkebun tanpa pagar. Karena kemampuan kita hidup berdampingan antara peternak dan petani. 

Revolusi Pangan dan Masjid. Namanya Revolusi, butuh pengorbanan ekstrim dan kerja - kerja ekstrem dari setiap elemen Masyarakat dan pemerintahnya. Mustahil Program besar "GEMPAR " yang dicanangkan Bupati Kepulauan Selayar dan didukung penuh Mentri Pertanian Imran Sulaiman bisa sukses tanpa dukungan semua pihak, baik itu Masyarakat, ASN, TNI, Polri, atau mitra strategis lainnya baik itu BUMN, BUMD, atau investor. (Ishaq Mattoali)

Lebih baru Lebih lama