![]() |
| Gita Cahyani Opu, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus Universitas Negeri Makassar |
Di lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun sekolah inklusi, pembelajaran konsep hari, tanggal, dan bulan seringkali masih dilakukan secara verbal. KalBraille Desk hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat umum untuk lebih mengenal huruf braille demi meningkatkan empati dan inklusi sosial.
Dalam peluncurannya, Gita Cahyani Opu menyampaikan harapannya terkait dampak sosial dari produk ini:
"Kalender meja Braille ini diharapkan tidak hanya menjadi alat bantu penunjuk tanggal bagi penyandang low vision, tetapi juga menjadi sarana pengenalan huruf Braille kepada masyarakat umum. Melalui penggunaan sehari-hari, produk ini dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya aksesibilitas serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebutuhan penyandang disabilitas visual."
Inovasi KalBraille Desk ini dikembangkan di bawah bimbingan dan arahan dosen mata kuliah Kewirausahaan, yaitu Dr. H. Syamsuddin, M.Si. dan Nur Wulandani, S.Pd., M.Pd. yang terus mendorong terciptanya produk-produk kreatif yang memiliki dampak sosial nyata bagi masyarakat.
Melalui inovasi ini, diharapkan kesenjangan literasi antara masyarakat umum dan penyandang disabilitas visual dapat semakin menipis, menjadikan KalBraille Desk sebagai jembatan menuju lingkungan yang lebih peduli dan inklusif. (Sitti Nur Jannah)
