![]() |
| Peserta kegiatan Workshop (Photo: Gladys) |
Sangpencerah.web.id|SELAYAR, – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar serangkaian kegiatan strategis pada hari ini, Jumat, 1 Mei 2026. Bertempat di Aula Kemenag, acara utama yang dilaksanakan adalah Workshop Pendidikan dengan tema “Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi” yang menghadirkan Fahruddin Achmad, S.T. sebagai pemateri utama guna membahas transformasi pendidikan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Firman, S.Ag., M.Ap. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A2KB), H. Ir. Muhammad Yunan Karaeng Tompobulu, ST., MT., IPM. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. H. Nur Aswar Badulu, S.Ag., M.S.I., yang sekaligus memberikan sambutannya di hadapan para peserta yang memadati aula.
Fahruddin Achmad, S.T. hadir sebagai praktisi dan narasumber yang mendedikasikan keahliannya dalam menjembatani dunia teknis dengan manajemen pendidikan yang modern. Melalui perannya, beliau membawa visi transformasi yang mengedepankan integrasi teknologi tanpa mengesampingkan sisi humanis dalam setiap tata kelola lembaga. Kehadirannya menjadi lentera bagi pengembangan ekosistem belajar yang unggul dan ramah anak, di mana inovasi digital dipadukan dengan nilai-nilai etika untuk menciptakan standar pendidikan yang berkualitas serta menginspirasi para pendidik untuk membangun lingkungan madrasah yang adaptif dan inklusif bagi generasi masa depan.
Workshop ini bertujuan untuk menyelaraskan visi pendidikan di lingkungan madrasah agar tidak hanya mengejar keunggulan akademik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang inklusif serta memiliki tata kelola yang terintegrasi secara sistematis. Hal ini menjadi krusial mengingat besarnya cakupan satuan pendidikan di bawah naungan Kemenag Selayar yang saat ini membawahi total 25 madrasah, yang terdiri dari 21 lembaga Raudhatul Athfal (RA), 13 lembaga Madrasah Ibtidaiyah (MI) termasuk 5 negeri, serta 11 lembaga Madrasah Tsanawiyah (MTs) termasuk 3 negeri.
Selain pelaksanaan workshop, momentum yang berlangsung di Aula Kemenag ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU). Langkah tersebut diambil sebagai komitmen nyata Kemenag Kepulauan Selayar dalam memperluas jejaring kemitraan guna mendukung fasilitas dan kualitas pengajaran di seluruh madrasah, baik negeri maupun swasta, untuk mencapai standar pendidikan unggul yang dicita-citakan. (W/Sitti Nur Jannah)


