Belum ke Selayar kalau belum sampai di Ujung Aspal Selatan Sulawesi Selatan

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi (Edt.Magfiratul Jannah) 

Sangpencerah.web.id|SELAYAR,—Sulawesi Selatan baru saja menorehkan sejarah baru yang dijamin bakal bikin lini masa media sosial kamu makin estetik. Tepat pada Jumat (5/6), Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, resmi membuka Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi, atau yang akrab disebut warga sebagai Ujung Aspal Selatan Sulawesi. Bertempat di Desa Appatanah, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, acara ini berlangsung super meriah. Bukan cuma dihadiri oleh para pejabat tinggi dari Pemprov Sulsel dan Pemkab Selayar, peresmian ini juga diramaikan oleh gelombang komunitas rider Vespa, RX King dan N-Max dari berbagai penjuru negeri, tokoh masyarakat, hingga warga lokal yang antusias menyaksikan momen bersejarah ini.

​Momen sakral peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, yang saat itu didampingi langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, beserta Wakil Bupati. Dalam sambutannya yang penuh semangat, Pak Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau menegaskan bahwa tugu ini bukan sekadar urusan pembangunan fisik atau penanda geografis belaka, melainkan simbol identitas sekaligus monumen harapan yang membuktikan komitmen pemerintah untuk meratakan pembangunan hingga ke wilayah terluar Sulawesi Selatan. Dari titik nol ini, Selayar ingin mengirimkan pesan kuat ke seluruh dunia bahwa mereka sangat siap menyongsong masa depan lewat potensi wisata bahari dan budayanya yang luar biasa. Bahkan, ada satu kutipan menarik yang bakal jadi jargon baru para pelancong, yakni belum sah rasanya dikatakan sampai ke Selayar jika kaki belum menginjakkan kaki di Ujung Aspal Selatan Sulawesi ini.

​Gayung bersambut, Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Pemprov Sulsel. Menurutnya, momentum ini sangat krusial untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memantik perputaran ekonomi masyarakat lokal lewat sektor pariwisata. Kabar baiknya lagi, berkat kerja keras Pak Gubernur, lini penerbangan menuju Selayar kini sudah kembali aktif, yang pastinya bakal mempermudah akses para wisatawan untuk berkunjung ke tugu ikonik ini tanpa perlu drama perjalanan panjang.

​Menariknya, peresmian ini tidak hanya membawa angin segar bagi dunia pariwisata, tetapi juga langsung menumpahkan banyak berkah nyata untuk kesejahteraan warga lokal. Berdasarkan penuturan perwakilan warga, H. Lompo dan Bau Daeng, bersama Kepala Desa Appatanah Marzan, Gubernur Andi Sudirman langsung meng-ACC deretan bantuan sosial yang bikin warga tersenyum lebar. Mulai dari urusan pendidikan dengan pembagian seragam gratis anak SD dan challenge berhadiah satu juta rupiah bagi anak yang bisa membaca huruf Lontara di tugu tersebut, hingga bantuan fasilitas bermain berupa perosotan dan ayunan untuk TK Appatanah.

​Sektor ekonomi dan pertanian pun tidak luput dari perhatian. Pak Gubernur membagikan alat produksi kue seperti oven dan mixer, gerobak jualan untuk 12 UMKM di seluruh desa se-Bonto Sikuyu, satu unit starling (starter keliling), hingga bantuan 100 gulung kawat duri untuk para petani setempat. Untuk jangka panjang, infrastruktur Desa Appatanah juga dipastikan bakal makin kokoh dengan rencana pembangunan tanggul penangkal ombak di sebelah barat kampung, dermaga tambahan di sisi timur, serta pengadaan sumber air minum bersih dan fasilitas penerangan jalan yang memadai. Dengan segala pembenahan dan daya tarik barunya, Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi kini resmi menjelma menjadi landmark baru yang siap menggerakkan roda ekonomi masyarakat di kawasan selatan Pulau Sulawesi. (Ishaq/Jannah) 

Lebih baru Lebih lama