![]() |
| Papan belajar interaktif |
Sangpencerah.web.id|MAKASSAR,—Di tengah riuhnya dunia pendidikan, secercah cahaya hadir bagi mereka yang seringkali berjuang dalam sunyi. A. April Amadea Yatof, Mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar, melahirkan sebuah karya bertajuk EduPABI (Papan Belajar Interaktif). Bukan sekadar papan kayu dan warna, EduPABI adalah jembatan kasih yang dirancang untuk merangkul kognitif dan motorik anak-anak istimewa melalui sentuhan yang lebih bermakna.
"Produk PABI dibuat karena masih banyak anak berkebutuhan khusus yang susah memahami pelajaran kalau hanya dijelaskan lewat bicara saja. Biasanya anak lebih suka belajar pakai gambar, warna, dan permainan yang menarik. Karena itu, PABI dibuat supaya anak bisa belajar sambil bermain jadi lebih seru dan tidak cepat bosan. Selain membantu anak belajar, produk ini juga dibuat supaya guru dan orang tua lebih mudah mengajarkan huruf, angka, warna, dan bentuk kepada anak," ungkap April Amadea.
Ia juga menjelaskan bahwa PABI ini memiliki banyak manfaat untuk perkembangan anak.
"PABI punya banyak manfaat, seperti membantu melatih motorik anak, meningkatkan fokus dan konsentrasi, serta membuat anak jadi lebih semangat belajar. Media ini juga mudah digunakan dan bisa dipakai berulang kali, jadi cocok digunakan di sekolah maupun di rumah," tambahnya.
Dalam penjelasannya, April Amadea mengungkapkan harapannya yang besar untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus.
"Harapan saya terkait produk, PABI bisa membantu anak berkebutuhan khusus belajar dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, semoga produk ini bisa bermanfaat untuk guru, orang tua, dan sekolah dalam mendukung proses belajar anak."
Langkah ini adalah sebuah bukti nyata bahwa inovasi yang lahir dari empati mampu meruntuhkan dinding pembatas dalam dunia pendidikan. EduPABI tidak sekadar menjadi alat bantu, melainkan harapan baru agar setiap anak mampu mengejar mimpi mereka dengan riang, memastikan bahwa tak ada langkah yang tertinggal dalam perjalanan panjang mencari ilmu. (Sitti Nur Jannah)
